Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2021

Berusaha Menapaki Pulih

Perjalanan yang begitu panjang hingga akhirnya Allah takdirkan untuk kesekian kalinya kehilangan orang tersayang, yang bisa dibilang sangat berjasa dalam hidup saya, Qadarullah mungkin ini yang terbaik dari Allah, hingga saat ini hati berusaha belajar menerima takdir, mengingat kembali rukun iman yang ke 6 (enam) beriman kepada qada dan qadar, pilih pulih dengan berusaha menapaki pulih banyak usaha dan doa yang dilakukan, saya hanya memohon doa dari rekan-rekan semua. Teruntuk siapa saja yang mengenal dan mengirimkan pesan untuk saya di media sosial tepat dari Januari akhir 2021 dengan segala kerendahan hati dan menghaturkan 10 jari, saya memohon maaf setulus hati dan mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian maupun doa tulusnya untuk saya. Sungguh tidak ada hal lain, namun hati ini belum sanggup membalas pesan maupun komentar yang diberikan, saat ini saya masih berusaha untuk memulihkan hati karena masih berduka ditinggal oleh orang yang sangat saya sayangi dalam hidup, tentu tid...

Merindukanmu

Kata-kata tak mampu mengukur seberapa besar aku mencintaimu. Namun, ketulusan doa dan amalam-amalam yang kau ajarkan aku laksanakan adalah bentuk cinta ku yang sesungguhnya. Untuk kesekian kalinya pula, sungguh aku sangat merindukanmu, di titik ini aku bersyukur Allah mengabulkan cita-citamu, syukur haru aku selesai kuliah dan akan wisuda, sungguh ketulusan senyummu ku rasakan. Grandfa terima kasih untuk segalanya, cinta kasih sayang serta ketulusan doa dan cucuran keringatmu demi keberhasilan cucu mu, terima kasih sudah menjadi cinta pertama yang tak pernah tergantikan, terima kasih karena sudah mencintaiku tanpa syarat, semoga aku bisa terus menjadi cucu harapan dan kebanggaanmu. Aku yang selalu menyayngi dan mencintaimu. Semoga kita bertemu di surganya Allah Aamiin..  Pc, 12 Agustus 2021 23.01 WIB

Dear grandfa Al-Fatihah..

Hari ini kembali teringat moment bersama dengan mu, mengingat kembali pesan-pesan nasihat terbaikmu, terbesit lagu jangan berhenti mencintaiku, saat ini aku hanya ikhtiar dengan niatan untuk melanjutkan pendidikan dan meniti karir di kota tempat kelahiran nenek abah. InsyaAllah setahun sekali pulang untuk ke tempat grandfa dan ayah, aku memohon izin, doa, restu dan ridho darimu. Jika memang jalannya, insyaAllah Allah mudahkan. Syukur banyak cerita ketika sedang bersama, nasihatmu menjadi penyemangat hidupku, amalan-amalan agama yang dirimu ajarkan hadir menemani hari-hari ku, semoga kita bisa berkumpul kembali di surganya Allah Aamiin. Hingga detik ini aku merasa ketulusan cintamu tak akan pudar, doa tulusku selalu mengalir untukmu, benar kata mu jika esok dirimu tidak ada siapa lagi yang akan menyayangiku, kini aku merasakannya, aku mendapatkan sinyal dan arus itu membawaku untuk kembali kepada cinta yang sesungguhnya, mohon doa dan restumu selalu dalam tiap hela dan langkah ku. Semog...

Alhamdulilah resmi jadi alumni

MasyaAllah TabarakAllah. 30 Juni 2021 disetujui untuk ujian akhir, menunggu jadwal alhamdulilah akhirnya diberikan waktu terbaik. Allah bilang: Kamis, 26 Juli 2021 pukul 13.00 WIB Teysya hari ini rezeki kamu lulus ujian skripsi. Syukur alhamdulilah berjalan dengan baik dan lancar. Alhamdulilah sudah terlewati, banyak tantangan dan rintangan dalam menuju (2/2) ini tentu juga ada bahagianya. Tidak lepas dari peran orang tua, terkhusus alm kakek, keluarga dan orang-orang yang menyayangi saya. Dengan penuh rasa syukur, semoga ilmu dan gelar yang didapatkan berkah dan bermanfaat. Unofficially, Teysya Putriyolla S,Hub In't Kepada yang sudah menemani masa-masa skripsweet saya, semoga kebaikan semuanya dibalas oleh Allah.swt Aamiin Hari ini adalah hari yang istimewa bagi saya dan orang-orang yang menyayangi saya, terkhusus juga di persembahkan untuk Ayah Tercinta dan Kakek tercinta, ibu, adik dan keluarga besar. Sungguh peran mereka sangat luar biasa dalam menghantarkan saya sebagai strata...

Datang kembali dengan Rindu?

Hallo... Aku "rindu" Aku tidak tahu dan tidak pernah terpikir ada seseorang datang kembali. Hmm.. (Benakku bertanya) Pertanda apa ini?  Entah itu benar atau tidak namun aku bersyukur pesan ku sudah tersampaikan walau awalnya itu kamu lalu berganti dengan rekan sejawat mu. "Semoga tersampaikan ya, dan dapat di mengerti" Entah apa definisi nya, menurutku sudahlah.. Cukup sudah, detik saat ponsel pintarku berdering aku katakan, maaf ini siapa? ada apa? Maaf Sepertinya kita salah sambung. "Tidak salah sambung, ini aku ..." menjelaskan maksud dan tujuan dan point nya.. Waktu sudah habis.. Tut tut, ku putuskan dengan mohon maaf lahir dan batin.. Pesanku sama dengan saat berkomunikasi via virtual: Kelak jika aku bertemu dengan kamu atau dia, aku akan memberikan surprise, sebuah surat yang terwujud melalui rangkaian kata berbalut kalimat, dibantu oleh alat cetak tulisan didampingi hvs yang baik hatinya. Pesan yang dulu "ada, hadir" aku beri kepadamu dan ...

Melihat kenangan bersamanya untuk kesekian kalinya

Bismilah.. Aku percaya, bahwa aku belum mampu melihat seutuhnya Aku percaya, bahwa aku pikir aku sudah kuat, ternyata pas mengirimkan doa untuknya air mata menjadi saksi pilu. ternyata buka aku saja keluarga juga, aku bukan pura-pura sudah kuat, tapi memang begitu adanya, ternyata hingga detik ini belum kuat. Aku percaya, bahwa bahwa Allah sangat mencintai beliau, aku dan keluarga juga begitu, tapi kembali lagi Allah yang menciptakan umatnya, dan kini dipanggil kembali untuk pulang, Allah lebih mencintai beliau Aku percaya, suatu hari akan kuat, tapi sadar tidak akan kuat seutuhnya, setiap hari kembali lagi kepada, takdir: yaitu qada dan qadar, walau pertanyaan mengapa selalu hadir, kunci yang ku dapatkan adalah kembali kepada Allah bahwa ini adalah takdir Aku percaya, bahwa bagaimanapun kedepannya ini adalah yang terbaik, yang bisa ku lakukan adalah berusaha untuk baik dan menjadi versi terbaik bagi diri. Upaya yang ku lakukan adalah, setiap ingat mengirimkannya Al-fatihah, kapan inga...

Menyapa Rindu

Dear my beloved grandfa, I want you know, I very miss u always. I hope I can be what I Want according to your prayers. Teruntuk kesekian kalinya pula, 1 hari menjelang 100 hari kepergianmu, tiada kata yang bisa ku ungkapkan selain aku sangat merindukan sosok mu yang hadir dihidupku, tidak terasa ramadhan akan berakhir, begitu kuat firasatku bahwa kita berbeda alam, grandfa.. Echa berharap sama Allah semoga Echa selalu diberikan kekuatan, kesabaran, kekuatan iman lahir dan batin.  Dikamar Echa tepatnya di mading, ada sederet pesan grandfa yang Echa tempel sebagai pengingat, terlebih untuk menyemangati dalam mengerjakan tugas akhir, walau grandfa sudah bahagia disana, alhamdulilah nasihat-nasihat grandfa selalu hadir menemani Echa, kalau Echa rindu dan kuat Echa dengarkan rekaman suara grandfa.. Subuh tepatnya selelah sahur teringat grandfa, Echa belajar bagaimana cinta sejati yang sesungguhnya, ya walaupun Echa rindu grandfa, ingat grandfa, sayang sama grandfa Echa kirimkan Al...

Terima kasih grandfa

Grandfa, echa tahu 2 hari yang lalu Echa menangis dan sangat rapuh ketika membaca kembali tulisan echa di blog tentang grandfa, dan echa memang janji ketika nanti ujian skripsi tulisan ini akan menjadi buku sebagai hadiah juga untuk grandfa n ayah, echa yakin grandfa n ayah pasti melihat proses echa.. Kedua, echa kemarin sangat semangat mengerjakan tugas akhir ini, sampai bab akhir hanya nanti setelah wawancara pihak pusat echa tambah datanya, mungkin grandfa n ayah sangat tahu bagaimana kegigihan n cekatan echa dalam mengerjakannya.. Ketiga, dan 24 Maret 2021 ini grandfa datang di mimpi Echa kembali, Echa lihat grandfa duduk dikursi memakai baju putih celana hitam dan peci persis seperti waktu kita berfoto berdua dirumah grandfa naz, grandfa rangkul echa. Grandfa duduk sambil senyum echa datang, grandfa tersenyum dan bahagia sekali. Echa datang berlari ketempat grandfa, grandfaaa teriak echa sambil senang, echa mau peluk grandfa, grandfa juga mau peluk echa, terus grandfa bilang tapi ...

Mungkin inilah tidak ada yang tahu

Mungkin inilah yang dirasakan oleh mahasiswa/i semester akhir. Mungkin ada yang sama ada yang tidak yang dirasakan oleh ku. Mungkin semua campur aduk dalam berbagai hal, mungkin bisa

Dear My Beloved Grandfa

Darinya aku belajar arti cinta sejati yang sesungguhnya.. Nenek Inggi n Nenek Abah (Dari Ibu) Datuk Imam n Nenek Anis (Dari Ayah) Terima kasih sudah mengajarkan ku banyak hal, yang merupakan anak pertama Ayah Ibu juga cucu pertama dari keluarga Ayah Ibu. Semenjak kepergian Ayah, Nenek Anis, Nenek Inggi N Nenek Abah, Datuk bilang: "Orang-orang yang menyayangi Echa N Nia udah tidak ada". Sekarang Datuk yang sudah tidak ada.  Terima kasih sudah menurunkan banyak ilmu datuk untuk bekal Echa, Datuk tidak pernah tergantikan, tidak bisa Echa defenisikan betapa sayangnya Echa Nia sama Datuk, Datuk ndak pernah marah selalu mengingatkan Echa N Nia, selalu memberikan kepentingan terbaik untuk Echa n Nia.  26 Januari 2021 Pukul 08.00 WIB Datuk tutup usia 70 tahun, Datuk pernah bilang hari Selasa awak lahir hari selasa juga besok Awak meninggal, benar kata datuk. Datuk pergi dengan tenang dan tersenyum, detik-detik kepergian datuk dengan zikir "Allah" disaksikan istri, anak, cuc...

Rinduku untukmu selalu

 Hidup terus berjalan, meniti dan melangkah untuk lebih bersemangat, ada yang harus dibuat tersenyum dan dinaikkan derajatnya, komitmen dihati kecil untuk membuatnya bangga seperti yang ia selalu ungkapkan dengan siapa saja bahwa dia bangga dengan ku. Sandaran tempat berbagi cerita, pengalaman dan pengetahuan, naik turun susah senang jatuh bangun yang menyaksikan perjalanan hidup, dia yang selalu menyayangiku dan selalu mendoakan, tahu kepentingan terbaik dan selalu menjadi gerda terdepan dalam hal apapun, menjadi pelindung dan pembela kebenaran yang super duper tegas dengan penuh kasih sayang dan seseorang yang penuh tanggung jawab. Dia yang kini tak lagi ada disampingku ketika ku pulang untuk bersandar, yang selalu ku peluk dengan teriakan rindu, yang mencium kening saat yang disayangnya pulang sama seperti anak pertamanya cinta pertamanya, selalu menelepon bertanya: "lagi apa sudah makan, bagaimana kuliah, apa kegiatan dan hati-hati, serta selalu berbagi cerita dan menitipkan p...

11 Januari 2021

Ga kebayang, seperti mimpi, cuma bisa komunikasi dan berdoa bersama. Tahan-tahan akhirnya jatuh juga. Lambaian tangan membuat nyesek. Doaku menyertai, terima kasih sudah saling menguatkan. 11 Januari 20. Dariku yang belajar memahami, memaknai, menelaah, mengamati dan memetik hikmah. Saat kedatangan aku menahan, berusaha membantu semaksimalnya, dihati kepikiran yang disana, disatu sisi sama-sama yang disayangi, pesan itu menguatkanku untuk belajar baik-baik saja, kepergian kembali kerumah itu aku antar dengan tulus dan ikhlas, menyaksikan bagaimana prosesnya. Saat itu gawai sibuk dan pesan terus masuk, beberapa hari mencoba untuk kuat-kuat, belajar, berbagi cerita bahwa ada perubahan, ada kebaikan, tapi ketika sendiri jatuh juga, memohon untuk dikuatkan dan dipeluk erat.  Betapa belajar menjadi siaga, belajar untuk bijaksana, belajar untuk tenang, belajar untuk menstabilkan suasana, dilatih sesikit demi sedikit agar kedepannya mampu melewati ini. Perkataan ini masih awal tahun, ku s...

30 Hari Bercerita Januari 2021

Cerita I #CeritaTeysya Benakku berkata moment langka untuk mendefinisikan gambar ini. Hmm, ya sebenarnya setiap moment pasti langka, berkesan dan ada pesan. Namun kilas 6 Juli 2020 adalah peristiwa yang membuatku dilema, karena dihadapkan dengan 2 pilihan yang sama-sama penting, antara tugas negara dan keluarga. Mengambil sebuah keputusan memang tidak mudah, saat itu sedang diluar kota, berat meninggalkan kota tempat tinggal tapi demi tugas negara, disatu sisi baru bertemu keluarga. Akhirnya dengan penuh pertimbangan, setelah memikirkan selama 1 minggu hiya hiya lama ya? wkwk, dengan menimbang, mengingat dan memutuskan pulang sebentar karena memang harus kembali ke kota lalu ke desa balik lagi kekota ya begitu, setelah selesai kembali ke tugas negara. Cailah... dan syukurnya sempat mengabadikan moment ternyata ada yang dikenang hahaha Lalu, lanjut menikmati pengabdian. Setelah melewati hari-hari menjalani hidup, mengambil sebuah keputusan dengan tetap netral itu sangat berat, maka keti...