Hari ini kembali teringat moment bersama dengan mu, mengingat kembali pesan-pesan nasihat terbaikmu, terbesit lagu jangan berhenti mencintaiku, saat ini aku hanya ikhtiar dengan niatan untuk melanjutkan pendidikan dan meniti karir di kota tempat kelahiran nenek abah. InsyaAllah setahun sekali pulang untuk ke tempat grandfa dan ayah, aku memohon izin, doa, restu dan ridho darimu. Jika memang jalannya, insyaAllah Allah mudahkan.
Syukur banyak cerita ketika sedang bersama, nasihatmu menjadi penyemangat hidupku, amalan-amalan agama yang dirimu ajarkan hadir menemani hari-hari ku, semoga kita bisa berkumpul kembali di surganya Allah Aamiin.
Hingga detik ini aku merasa ketulusan cintamu tak akan pudar, doa tulusku selalu mengalir untukmu, benar kata mu jika esok dirimu tidak ada siapa lagi yang akan menyayangiku, kini aku merasakannya, aku mendapatkan sinyal dan arus itu membawaku untuk kembali kepada cinta yang sesungguhnya, mohon doa dan restumu selalu dalam tiap hela dan langkah ku. Semoga Allah selalu memberikan yang terbaik untukku, sesuai dengan doa-doa yang selalu dirimu panjatkan untuk orang yang dirimu sayangi.
Betapa aku bersyukur menyelsaikan amanah mu, alhamdulilah cita-citamu tercapai hingga ku menyelesaikan studiku, wisudaku nanti dirimu saksikan dari jauh, aku yakin Grandfa dan Ayah tersenyum bahagia.
Terima kasih sudah menjadi cinta pertama yang luar biasa, terima kasih sudah memberikan yang terbaik demi kelangsungan hidup tumbuh dan berkembangku, terima kasih sudah selalu menjadi yang terbaik dihidupku, tanpa peranmu aku bukan apa-apa.
Semoga aku bisa menjadi versi terbaik bagi diriku, terima kasih sudah menemani, melihat dan memantau ku dari jauh, sungguh aku merasakan kedekatan sedekat nadi, doa-doaku dan amalan yang dirimu ajarkan yang mendekatkan ku denganmu. Semoga selalu tersenyum, bahagia melihat cucu mu tumbuh dan berkembang sesuai harapanmu, semoga aku bisa membalas semua jasa-jasamu, dengan mewujudkan cita-citamu yang pernah dirimu sampaikan.
Setinggi apapun pendidikan ku nanti, menjadi apapun aku nanti, sebagai apapun kelak aku di kehidupanku, dihadapanmu aku tetaplah cucu yang dirimu besarkan dengan cinta kasih dan dirimu didik dengan wela asih. Tidak pernah putus doa dan terima kasihku, seperti doa-doamu untukku yang tak pernah henti mengetuk Arasy.
I love u grandfa... Al-Fatihah
Cucu mu.
PC, 4 Agus 2021 00.23 WIB
Komentar
Posting Komentar