Kemarin aku pulang ke kampung halaman ayah, kini aku sudah berada di kota dedikasi dan pendidikan ku, duduk di meja kerja ditemani oleh suara hujan yang turun, sudah beberapa hari aku tidak menyentuk tulisanku karena ada beberapa hal, pekerjaan, tugas negara, dan malam ini aku berniat untuk menyelesaikannya, itupun kalau aku mampu gumamku. Tapi aku coba dulu, tadi aku sudah semangat ditambah dengan telpon oleh Bunda ku, diskusi panjang lebar tentang kehidupan, cinta, sosial dan hal lainnya.
Hari ini aku hanya ingin mengucap syukur, mengucapkan Alhamdulilah karena kamu selalu memiliki lebih dari yang kamu pikir kamu miliki. Banyak yang bisa di syukuri, aku bercermin memandang kedepan lalu memandang kebawah dan keatas, mungkin aku berada di tengah-tengah, masih bersyukur atas apa yang aku miliki. Diskusi tadi, berlari kepada tentang rumput tetangga, rumput tetangga memang hijau, tapi kita tidak tahu apa dan bagaimana kondisi serta situasi masing-masing yang orang-orang hadapi, terkadang orang ingin seperti kita atau sebaliknya kita ingin seperti orang lain, teringat aku pernah menonton film rumput tetangga, begitu ceritanya seperti yang ku sampaikan diatas, belum tentu kita mampu menjadi orang lain, dan orang lain belum tentu untuk menjadi kita, pesannya bersyukurlah apa yang sudah kamu miliki saat ini, dan tetaplah menjadi diri sendiri.
Ketika bersyukur Allah
pasti juga akan menambah nikamt hambanya, bukankah seperti itu? Ayo mari kita
bersyukur sebanyak-banyak nya, jangan lupa untuk terus belajar rendah hati dan
selalu tersenyum, ikhlas, memaafkan serta berbesar hati. Ooh iya aku juga
selalu menerapkan terima kasih kepada siapapun, baik baru kenal, sudah dekat,
atau dekat sekali. Karena aku pernah membaca, orang yang bersyukur adalah orang
yang tahu terima kasih, siapapun kamu ucapkanlah terima kasih sebagai bentuk
rasa syukur kita, atau apresiasi kepada seseorang. Lalu kata tolong dan maaf
juga sangat penting dalam berkehidupan sosial.
Pada akhirnya, aku
hanya ingin mengungkapkan isi hati ku, ada harapan-harapan baru yang hadir
indah didepanku, aku tahu beberapa hari kedepan aku akan sibuk, tapi aku
mencoba belajar untuk bisa lebih optimal membagi waktu ku, antara tugas negara,
pendidikan maupun pribadiku, tentunya menjaga kesehatan yang paling utama,
mengelola pikiran, hati dan perasaan, yakin kalau aku bisa.
Aku berusaha
mengerjakan tulisanku semampuku, bisa jadi yang kemarin adalah kurang maksimal
tapi aku coba berusaha kembali, aku berusaha menerapi pikiran kalau aku ya aku
dengan usaha yang aku lakukan, aku percaya akan maksimal sesuai waktu dan
porsinya. Targetku di 2020 aku sudah ujian 1, tapi kalau bisa 2.2 nya karena
setelah ini aku akan menyiapkan mental untuk kehidupan selanjutnya, ingin
berkarya sesuai dengan perannya, aku akan mengunjungi kota Bandung ketika aku
selesai sebelum terjun ke kehidupan selanjutnya, semoga resolusi ini segera
terwujud Aamiin..
Beberapa hari ini aku
juga sibuk dengan mengasah kemampuanku kembali, ada beberapa project yang aku
selesaikan untuk masa depanku, aku tidak tahu bagaimana nanti ceritanya, tapi
yang jelas aku berusaha dulu, belajar kembali dan mewujudkannya satu persatu. Aku
juga sadar bahwa tidak mudah mewujdukannya butuh proses dan perjuangan yang
luar biasa, Allah juga akan memberikan satu persatu untuk hambanya, tapi yang
penting saat ini adalah jalani, nikmati, syukuri. Dan aku yakin semua akan
indah pada waktunya, maka menikmati proses sekarang ini mungkin akan selalu
dirindukan ketika sudah sibuk berkarya lebih giat nanti.
Semangatlah, jangan
lupa bahagia, nikmatilah setiap prosesnya, jangan lupa jaga kesehatan, teruslah
semangat mewujdukan mimpi, jangan terpaku sama masa lalu, hargailah yang
sekarang dan fokuslah ke masa depan, Allah bersama mu. Berusahalah, berdoalah,
yakinlah Allah tidak tidur.
16 Oktober 2020 22.43
wib

Komentar
Posting Komentar