Langsung ke konten utama

PENGALAMAN TEYSYA BISA MENABUNG DI BANK SAMPAH

#CeritaTeysya Edisi I

27 Januari 2020
#MenabungSampah 
di @banksampahmutiarapku Kel Tuah Karya

Akhirnya resolusi untuk hidup ramah
lingkungan mulai terwujud di januari 2020, tahun baru yang istimewa. Saya membuat 2 tabungan Bank Sampah, 1 di Bank Sampah Mutiara 1 lg di Bank Sampah TDB.

Kalau untuk Bank Sampah Mutiara itu tabungan sampahnya menjadi tabungan emas, kalau di TDB seperti nabung di ATM kapan saja bisa diambil, sama saja kalau tabungan emas ada minimalnya baru bisa di ambil dipenggadaian dengan syarat dan ketentuan berlaku.

Kalau di TDB harus nabung 4x dahulu baru bisa dapat buku tabungannya (sejenis buku rekening di bank juga hehe), sebelum menabung jangan lupa buat aplikasinya bisa langsung cek di ig @banksampahtdb nanti kalau sudah nabung akan terlihat saldo kita di web (log in ke akun pribadi)




Sbnrnya saya emang sudah punya tabungan emas sblmnya, saat mau menabung si Bapak menjelaskan bahwa akan menjadi tabungan emas, saya bilang kalau saya sudah punya, jadi si bapak bilang tinggal dilanjutkan hehe.. Nanti kalau nabung dicatat, kalau sudah memenuhi minimal menabungnya, pihak Bank Sampah yang melaporkan ke Penggadaian, maka otomatis saldonya akan bertambah.

Jangan lupa sebelum menabung pilah dulu sampahnya, sampah plastik, sampah kertas, sampah kotak itu sama dengan sampul buku, botol plastik dan botol kaleng itu berbeda ya teman-teman, supaya nanti tinggal di timbang sampahnya, sehingga tdk menunggu lama hehe..

Saya sudah ikut kegiatan kampanye hemat plastik pada tahun 2015 saat awal masuk SMA sering berkegiatan lingkungan atau perubahan iklim disalah satu komunitas pelopor hak anak yang saya ikuti sejak smp maupun greenpeaceid riau saat di hari bebas berkendara tdk sengaja bertemu (saling sharing sm teman-teman ini)

Membawa botol minum dan tempat makan sejak duduk dibangku SD kalau israk miraj, maklum dibungkusin bekal biar sehat kalau kata nenek saya hehe, kalau SMP sering diantarin bekal makan dan minum oleh Ibu (karena wajib bawa bekal) SMA kadang bawa kadang tidak, semenjak kuliah seperti selalu, kalau tdk berarti ada yang kurang wkwk walaupun belum benar-benar sepenuhnya hemat plastik tapi ada niatan untuk lebih belajar hidup #MinimSampah

Berkegiatan menanam sayuran organik bersama anak-anak S-FAR & FANKOPER maupun ikuti sosialisasi dan menyosialisasikan pentingnya menjaga lingkungan serta berkegiatan aksi kampanye peduli terhadap lingkungan, 2019 mengikuti KDL dan WCDID Riau, sering kampanye hemat plastik di media sosial maupun kepada teman sebaya.

Maret 2019 lebih memantapkan diri untuk belajar dengan sungguh-sungguh di KDL Pekanbaru walaupun tdk semua kegiatan sempat terikuti tetapi dari beberapa kegiatan yang saya ikuti ternyata ilmunya lengket diotak wkwk alhamdulilah hehe..
Lalu saya juga tahu bentuk plastik yang sekali pakai, kalau dibuang ke air langsung mengurai. MasyaAllah..

Lalu ikut kegiatan DLHK Prov, semenjak itu juga kemana-mana bawa tas ramah lingkungan dan tote bag kain, menggunakan pipet stainless, menolak beberapa pelastik, terkadang kalau emg tdk bawa tote bag (karena tiba-tiba jajan misalnya) plastik diterima sampahnya akan ditabung hehe..

Saya terinspirasi dari kak Michiko dan Kak Anne yang menerapkan hidup #MinimSampah serta tidak kenal lelah untuk kampanye #HematPlastik , 2 perempuan hebat yang berjuang dan menyosialisasikan tentang pentingnya hemat plastik dan menjaga lingkungan ini adalah Duta Lingkungan Pekanbaru, yang program kerjanya MasyaAllah keren-keren banget coba deh langsung cek Instagram @dutalingkunganpku

Terima kasih organisasi dan komunitas yang merupakan keluarga keduaku dan kk kk yang sudah menginspirasi banyak orang, bahwa pentingnya menjaga lingkungan dan menyayangi bumi ini.

Ayo segera beralih hidup ramah lingkungan, sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit :) begitulah cerita singkat saya, enggak singkat ya? Kaya novel wkwkw. Terima kasih semoga terhibur dan terinspirasi ya Aamiin..

#CeritaTeysya Edisi II

Akhirnya nabung sampah lagi untuk yang kedua kalinya... ๐Ÿ˜Ž๐Ÿ˜Ž Semangat milah sampah yes wkwkw

28 Januari 2020 Saya menabung sampah di Bank Sapah TDB @banksampahtdb (Tuan Di Bangarna), buat akun diaplikasi atau web Bank Samaph TDB udah dari akhir Desember 2019.




Mungkin ini yang dirasakan oleh orang-orang yang sudah duluan menabung sampah di bank sampah, btw.. Kalau Saya udh dari Maret 2019 mau nabung, udh mulai milah sampah tapi dibuang sama teman karena tidak sengaja atau tidak tahu wkwk

Saya lupa mengambil gambarnya karena terburu-buru ada kegiatan, tapi lebih kurang saya membawa sampah yang sudah dipilah seperti gambar nabung di Bank Sampah Mutiara, karena saya membawa dengan goodie bag seperti gambar (Emang 2 punya kotaknya wkwk)

Saldo pertama itu sekitar kurang lebih 6K, makin kesini saya semakin semangat menabung di Bank Sampah.
Walaupun masih awal, tetapi tetap ingin berusaha memulai hidup #Minimsampah

Alhamdulilah Januari 2020 kesampaian. Ini berkat Komunitas @dutalingkunganpku Banyak sekali ilmu yang didapatkan. Terima kasih banyak, bahagianya mulai lebih mendalami lagi belajar hidup ramah lingkungan hehe ๐Ÿ’š๐Ÿ’š

Buat kamu yang membaca cerita ini, ayo deh coba pilah sampahmu lalu menabung sampah dibank sampah terdekat, terdekat rumahmu maksudnya wkwk ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜ Semoga terhibur dan terinspirasi ya.. Terima kasih
__
#CeritaTeysya #AyoHematPlastik #SayangiBumi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rapat Bulanan Forum Anak Riau & Forum Anak Kota Pekanbaru

Selasa,16 Agustus 2016. Hai-hai anak Indonesia!! Nah kali ini kegiatan Forum Anak Riau bekerja sama dengan Forum Anak Kota Pekanbaru mengadakan kegiatan rutin,yaitu rapat bulanan.

PENGALAMAN TEYSYA MENGIKUTI PERTEMUAN FORUM ANAK NASIONAL 2016

Hallo Teman-teman seperjuangan. Perkenalkan Nama Saya Teysya Putri Yolla, biasa di sapa dengan Teysya/Echa. Saya berasal dari Delegasi Riau. Nah kali ini Saya mau berbagi cerita, pengalaman Saya mengikuti pertemuan Forum Anak Nasional 2016 yang diadakan di Kota Mataram, NTB , lombok. Pasti pada penasaran kan yuk mari kita baca dengan seksama. · 19 Juli 2016 Saya sampai di Hotel Lombok Raya, bertemu dengan kakak-kakak LO dan teman-teman Se-Indonesia yang hebat dan luar biasa. Pada kesempatan kali ini,Saya dan teman-teman delegasi Riau juga sharing bersama kakak-kakak LO, nah kami juga mendapatkan LO yg baik,imut dan keren, yaitu kak Chesa yang berasal dari Sumut Medan, dan Bang Sulhan