Hari ini kesabaranku sangat diuji, dimulai dari tingkah laku yang membuat orang lain jengkel, tidak adanya sopan
santun, kurangnya rasa peduli, tingginya individualisme, 5S yang tidak hadir dalam benak itu.
Hingga akhirnya adanya intropeksi diri, evaluasi diri, berbesar hari terhadap seseorang sangat diperlukan, saat itu hanya pikiran positif yang hanya dipikiran ini, tak ada satupun yang aneh-aneh.
Pada suatu ketika air mata terjatuh dan menjadi saksi saat itu kecewa, terluka, tersakiti, terbebani, itu yang dirasakan, menurutku mereka tidak salah, hanya saja kurang pendidikan moral dari orang terdekatnya.
Ketika saat moment itu hadir aku biasa saja, seperti biasanya aku berinteraksi dengan yang lain, tapi ketika dalam sujud aku tidak tahu kenapa air mataku menjadi saksi, sedihku hadir, hening kurasa, saat itu aku benar-benar bersyukur ketika aku diajarkan untuk pandai menilai orang dari berbagai sudut pandang yang lebih dalam dari beberapa buku yang pernah ku baja.
Rasa yang hadir aku selalu mencoba ikhlas, sempatku berdiskusi terkait indahnya moment sore ketika dipantai, seorang anak mengajarkanku, bila ia adalah orang yang tidak pembenci, orang yang selalu bersyukur, biarlah orang lain membenci aku, tapi bagaimanapun keadaan, kondisi dan situasinya aku harus tetap menyapa mereka dengan sebutan seperti biasanya, ungkapnya.
Lantas hatiku tersentuh, merasakan apa yang sang adik rasa. Ada beberapa pikiran yang membuatku berpikir dua kali, yang mana aku selalu bersikap profesional, biarlah aku yang menanggung rasa sakit, rasa sedih, rasa kecewa, namun aku yakin Tuhan YME tidak tidur, melihat berbagai sikap manusia dari kecil hingga besar.
Kuat, tegar, sabar, memaafkan karenanya. Karena-Nya ia Maha Pemaaf dan Maha Pemurah Lagi Maha Penyayang, terima kasih Tuhan tugasku hanya selalu bersyukur, memperbaiki diri, dan memaafkan mereka dan evaluasi untuk diriku sendiri..
Terima kasih telah menggoreskan luka, hingga diri ini menjadi kuat, sekuat ombak dilautan.
Sore Sabtu, 9 November 2019
Dipantau Sendido ditemani sanset yang indah.
Komentar
Posting Komentar