Langsung ke konten utama

Beri Aku Waktu



Hai kamu tidak boleh disakiti oleh siapapun
Kamu tidak boleh dikhianati oleh siapapun
Kamu tidak boleh dimarahi oleh siapapun kalau kamu tidak salah
Kamu pantas hidup seperti biasanya untuk meraih
kebahagiaan disetiap hari
Tidak ada yang bisa melarang dirimu kecuali orang terdekatmu
Beri aku waktu untuk memahami karaktermu
Beri aku waktu untuk memahami kondisimu
Beri aku waktu untuk belajar mendekatkan diri denganmu
Beri aku waktu untuk belajar tentang apa yang ada didirimu
Aku juga manusia yang mempunyai keterbatasan dalam memahami sikapmu
Aku juga masih belajar dalam mempelajari tentang dirimu
Aku juga butuh waktu berproses untuk bisa mengenal dekat denganmu
Jangan pernah bilang aku membedakanmu
Tapi saat itu aku sedang belajar, perlahan aku mengerti tentang mu

Jangan salahkan aku, tapi coba Tanya dirimu, Tanya hatimu apakah kamu sudah memahami aku, apakah kamu sudah menghargai aku, apakah kamu sudah berbuat selayaknya seorang manusia, apakah kamu sudah belajar dari pengalaman sebelumnya, jangan hanya menuntut tapi dirimu tidak mau untuk dituntut, jangan hanya meminta tapi dirimu tidak mau berusaha dengan mengandalkan omongan saja,

Percayalah aku tidak membedakan sedikitpun, aku tidak pernah ada pikiran untuk pilih kasih, aku tidak ada berpikir untuk memilih-milih, kita sama, semua sama, aku masih belajar untuk memposisikan diriku ketika denganmu, aku masih belajar untuk memahami semua apa yang ada tentang kamu, bedanya aku sudah mengenal duluan dengannya maka aku juga mempunyai tanggung jawab untuk membimbingnya, nanti dengan masanya dengan waktunya kita juga bisa dekat, selayaknya sahabat, teman, kakak dan adik, percayalah…

Tapi berikan aku waktu untuk bisa belajar, berproses, aku bukan makhluk yang sempurna, aku merupakan tipe orang yang harus belajar terlebih dahulu baru aku bisa, aku juga bertahan semampuku karena aku ingin melihat perkembanganmu, jika suatu saat aku tidak sanggup, tidak kuat lagi, dan rapuh karenamu, lelah dan letih karenamu, aku siap untuk pergi, dan izinku untuk pergi, meninggalkan atas izin Tuhan.

Aku ikhlas menjelankan tugasku karena aku tahu yang menilai tugas dan kewajibanku adalah Tuhan, jangan banyak menuntut karena kamu masih baru mengenalku, tapi tolong belajarlah juga untuk memahami aku, kita sama-sama saling memahami, saling membuka diri untuk berbagi, untuk mendekatkan diri, untuk bercanda dan tertawa.

Jangan salahkan aku sepenuhnya, tapi cobalah kamu membuka sedikit pikiranmu, rubah pola pikirmu, apa tujuan mu datang, apa fungsi mu datang, apa keinginan dan harapanmu datang, jika kamu datang hanya untuk mencarai keistimewaan, persaingan, perselisihan, silakan kamu pergi, aku sudah lama berada ditempat ini, aku sudah tumbuh dan berkembang menjadiri diriku sendiri selayaknya aku, aku berubah berproses menjadi pribadi yang lebih baik dari diriku yang sebelumnya, aku tumbuh menjadi kuat dan tangguh, aku banyak mendapatkan pelajaran hidup yang bermakna ditempat ini, semua perubahan yang terjadi dalam hidupku aku merasakan itu, aku menikmati ketika aku belajar, ditempat ini aku didukung oleh orang-orang terdekatku, dan aku bisa berubah menjadi manusia yang lebih baik. Jadi jika kamu datang untuk mengusik rumahku, tempatku, lebih baik kamu pergi dan tidak usah hadir disini.

Hidup adalah tentang untuk saling menghargai, berproses, saling belajar dalam suka maupun duka. Tapi, jika kamu mau berubah, jika kamu kamu bersikap selayaknya seperti seorang manusia yang baik memiliki etika sopan dan santun, silakan kamu rubah pola pikirmu kamu rubah tujuan kamu, kamu intropeksi diri dan janji untuk berubah, aku terima dengan lapang dada, karena selagi niat mu baik, tujuanmu baik aku membuka pintu rumahku lebar untuk kamu, mari kita bangun kesenangan, tumbuh bersama menjadi manusia yang lebih berharga, yang lebih kuat sama-sama berproses mau belajar.

Tapi jangan pernah beda kan aku, jangan pernah berpikir aku membedakanmu dengan yang lain, tapi hargai aku yang kini belajar memantaskan diri, memahami segalanya, beri aku waktu untuk itu semua dan aku juga akan mengevaluasi diriku dan perbanayak berbesar hati. Aku maafkan, dan aku meminta maaf, aku terima dengan lapang dada karena kebenaran akan segera ditunjukkan.
Terima kasih sudah banyak mengajarkanku segalanya, hal yang terjadi adalah kehendak Tuhan, aku percaya kita semua sama tanpa ada yang menembak hal-hal aneh, aku percaya kita semua sama, aku percaya kita semua akan bersama-sama. Untuk saat ini beri aku waktu.

19 November 2019
08.37 WIB

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rapat Bulanan Forum Anak Riau & Forum Anak Kota Pekanbaru

Selasa,16 Agustus 2016. Hai-hai anak Indonesia!! Nah kali ini kegiatan Forum Anak Riau bekerja sama dengan Forum Anak Kota Pekanbaru mengadakan kegiatan rutin,yaitu rapat bulanan.

PENGALAMAN TEYSYA MENGIKUTI PERTEMUAN FORUM ANAK NASIONAL 2016

Hallo Teman-teman seperjuangan. Perkenalkan Nama Saya Teysya Putri Yolla, biasa di sapa dengan Teysya/Echa. Saya berasal dari Delegasi Riau. Nah kali ini Saya mau berbagi cerita, pengalaman Saya mengikuti pertemuan Forum Anak Nasional 2016 yang diadakan di Kota Mataram, NTB , lombok. Pasti pada penasaran kan yuk mari kita baca dengan seksama. · 19 Juli 2016 Saya sampai di Hotel Lombok Raya, bertemu dengan kakak-kakak LO dan teman-teman Se-Indonesia yang hebat dan luar biasa. Pada kesempatan kali ini,Saya dan teman-teman delegasi Riau juga sharing bersama kakak-kakak LO, nah kami juga mendapatkan LO yg baik,imut dan keren, yaitu kak Chesa yang berasal dari Sumut Medan, dan Bang Sulhan