Hari ini ternyata sudah menjadi mahasiswa semester akhir, padahal kemarin baru saja menjadi MABA. Gumam ku, hm…
Menariknya adalah
setiap bertemu dengan siapa saja anggaplah mereka adalah guru, duduk seolah-olah
sedang belajar menunduk, patuh, tapi ingat jangan di telan mentah-mentah bisa
di pilah kembali, yang mana harus di terima yang mana kira-kira yang cukup di
dengar saja, jika perlu bawalah buku catatan dan pena untuk mencatat hal
penti
ng yang sekiranya menurutmu itu adalah bermanfaat.
Kembali ke mahasiswa
hehe, Saya menikmati proses pembelajaran menjadi mahasiswa, di bilang sering
izin waktu semester bawah bisa di katakan sering, sering sekali tidak juga,
hanya saja memanfaatkan izin yang di berikan dari kampus hiya.. hiya..
Menjadi mahasiswa
semester akhir adalah tanggung jawab yang luar biasa, karena semakin naik
tingkat semester maka semakin giat pula dalam belajar, kebetulan teman-teman di
lingkungan saya ada yang sedang semester akhir ada juga sudah tamat, jadi di
bawa santai karena bisa berbagi cerita, pengalaman, belajar dari setiap
individu tidak ada salah nya, pasti ada tips dan trik yang bermanfaat jika
memang itu layak untuk di terapkan kepada diri kita.
Sering ditanya, kapan
sempro huu rasanya haha, sudah sampai diamana penelitiannya hmm, kapan sidang
aduuh hihi, kapan wisuda, hoho.. kalau sudah tamat kapan kerja, sudah kerja
kapan nikah, sudah nikah kapan punya anak.. ya begitulah kehidupan, setiap
individu pasti pernah merasakannya, mendengar dan mengalaminya, saran saya
adalah santuy, bawa bertenang ya sob hehe, jawab saja, mohon doanya ya, doain
aja secepatnya ya… jangan bosan untuk mendengar hal-hal dan pertanyaan seperti
itu, intinya nikmati saja prosesnya, yang penting usaha hasilnya biar Allah
yang menentukan, dan yang terpenting selalu bersyukur, karena setiap orang ada
masanya dan setiap masa ada orangnya, setiap individu pasti sudah diberikan
waktu yang terbaik yaitu diwaktu yang tepat dan ditepat waktu, percayalah, yang
penting yakin dan jangan tinggalkan ibadah, perbanyak shalawat. Jangan lupa
selalu minta yang terbaik sama Allah dan selalu berpikir positif dan
berkata-kata baik selalu, karena setiap kata adalah doa..
Kalau Saya pribadi
pernah merasakan di titik terendah, namun kembali lagi kepada Tuhan Yang Maha
Esa, yang Maha Kuasa, yang menggerakkan hati ini untuk belajar sabar
seluas-luasnya, dan seikhlas-ikhlasnya, sempat konsultasi sama rekan psikolog
dan sampai membeli buku di gramedia yang sedang di butuhkan saat itu, kalau
saya membeli buku berpikir positif yang di tulis oleh Dr. Iibrahim Elfiky,
sebelum membeli ya melihat review dari
internet akhirnya tertarik, intinya buku-buku motivasi dan inspiratif sih..
tapi ingat kalau beli ya di baca sob wkwk
Lalu rasanya campu
aduk, kalau saat ini kamu berada di semester bawah entar rasain aja saat
semester akhir, yang saat ini sedang semester akhir nah selamat ternyata kamu
sedang merasakan, kita senasib sob haha tidak apa-apa, yang sudah melalui
selamat kamu hebat, tapi intinya selalu bersyukur dan ucapkan Alhamdulilah..
Rasanya ya begitu tidak
bisa di pungkiri, senang, bahagia, sedih, kepikiran, nangis baru dapat ide lagi
ya begitu, tapi inilah pengalaman hidup, akan menjadi cerita dan bertambah pula
ilmu kita, tetaplah bersemangat, jangan kalah dengan capek, mari lawan, lawan
demi kepentingan terbaik, istirahatlah bila lelah, terlalu fokus juga tidak
baik, tergesa-gesa juga kurang baik, maka pelan-pelan tapi pasti, belajar
berbesar hati, yang penting dalam sabar harus ada ikhlas. Tetaplah kuat,
carilah kebahagiaan sendiri, setiap masing-masing individu tahu caranya..
Terima kasih semoga
bermanfaat, ooh iya gimana cerita kamu? Kalau ada yang sedang seperti saya mari
berbagi, mana tahu saya terinspirasi dari kamu. Jangan lupa untuk selalu
mencintai diri sendiri, menebar kontribusi dan melipatgandakan manfaat, semoga
hari saya, anda, dan kita selalu baik Aamiin..

Komentar
Posting Komentar