Aku belajar dari seseorang yang peduli terhadapku, lingkungan keluarga dan lingkungan sekitar yang membentuk karakter ku, seiring berjalannya waktu aku sadar bahwa untuk menjadi dewasa butuh proses yang amat panjang, setiap detik, jam, menit dan hari jika kita peka terhadap lingkungan sekitar pasti banyak sekali ilmu kehidupan yang di dapatkan.
Untuk menjadi diri ku saat ini tidak mudah, butuh perrjuangan, karena saran, masukan, nasihat adalah suatu yang harus di hargai, ambil positif dan buanglah buruknya, banyak yang mengatakan ketika lagi sendiri kamu mampu mengarahkan kehidupanmu ke arah yang positif dan aku salut pada mu, diam di dalam benakku, ketika ada yang menyampaikan seperti itu kepada ku, aku tersadar bahwa apa yang sudah aku lakukan yang terbaik menurut versi ku, harusnya aku banyak bersyukur lagi, tidak mudah sebenarnya, tapi itulah jalan hidup yang Tuhan pilihkan untukku, setiap orang mempunyai masa nya dan setiap orang ada masanya, setiap orang pasti akan merasakan manis, pahit, bahagia dan itu semua sudah ada waktunya masing-masing, ada yang sudah duluan mengalami dan ada pula yang baru mengalami, tapi itulah takdir tidak ada yang tahu, maka berbuat baiklah selalu.
Menjadi
panutan, inspiratif, agen perubahan, contoh terhadap teman sebaya, lingkungan
sekitar itu semua tidak mudah, butuh proses, perbanyak belajar, menggali
potensi, belajar memahami diri pribadi, mencintai diri ini, menyayangi,
mendukung, karena di saat individu sedang terpuruk di masa titik terendahnya
dirinya pribadilah yang membangkitkan dirinya untuk bisa berdiri kukuh, kuat,
tangguh dan semangat lagi, orang-orang sekitar hanyalah pendukung.
Belajar
menjadi manusia kuat, tangguh, teliti, fokus, konsentrasi, bijaksana,
bertanggung jawab, tidak pemarah, murah senyum, jujur, ikhlas, rendah hati,
menjunjung tinggi etika sopan dan santun, mandiri, tidak mudah menyerah, itu
semua tidak mudah banyak proses-proses yang di lalui untuk bisa menjadi versi terbaik
bagi diri sendiri, ingatlah perlakukan orang lain seperti kamu ingin di
perlakukan, berbuat baiklah kepada siapapun, minta yang terbaik kepada sang
pencipta, curhatlah kepada Tuhan, terus belajar untuk intropeksi diri,
mengevaluasi diri, berbenah diri, berdialoglah kepada diri sendiri, tidak
membandingkan hidupmu dengan orang lain, terus bercermin, terus fokus perbaiki
diri, dengan begitu kamu akan menemukan jalan yang ditunjukan oleh Tuhan, akan
dapat jawaban-jawaban indah yang Tuhan berikan untukmu, serta selalu
berhati-hatilah, tetap lah rendah hati, selalu tersenyum dan belajar memaafkan
diri sendiri maupun orang lain serta berdamailah.
Cintailah
seorang sewajarnya, benci pun sekadarnya, bergembiralah secukupnya, sedih pun
seperlunya, tapi bersyukurlah sebanyak-banyaknya, insyaAllah selalu bahagia. Ingat
kamu punya Tuhan. Teruntuk diri ku, terima kasih sudah mau berjuang hingga detik
ini, kamu hebat, kamu kuat, bersyukurlah, aku mencintai diri ku, pesan ini
untuk diri ku, semoga bermanfaat untukku dan untuk kamu yang membaca. Semoga
diri ku dan diri mu selalu dalam lindungan Tuhan, di iringi langkah ku dan
langkah mu, serta selalu bernasib baik Aamiin.. Terima kasih
Komentar
Posting Komentar