Secepat itu Tuhan memberikan pesan kilat disampaikan kepada manusianya. Jika
dibilang itu adalah waktu singkat, Tuhan memberikan pesan untuk manusia terbaiknya.
Menurutku urusan orang dewasa adalah ribet, dan aku tidak mau ikut campur sedikitpun. Baiknya Tuhan beliau sangat baik memberikan segala informasi dengan hal-hal yang memang awalnya dengan insting yang dimiliki ini.
Tak pernah terpikirkan apa lagi terbayangkan sebelumnya, mengapa bisa terjadi seperti ini.
Tapi apalah daya sudah terjadi, takdir Tuhan untuk mengajak umatnya terus belajar melihat dunia ini lebih luas lagi.
Jika dibilang terluka, terluka sekali hati ini, tapi sulit didefinisikan tapi biarlah, jalan satu-satunya mencoba ikhlas memetik pelajaran itu lebih baik.
Hukum alam dan hukum karma pasti berlaku, cepat atau lambat itu pasti akan terjadi, biarlah Tuhan membalasnya, jika beruntung Tuhan akan memberikan kesempatan untuk diri ini membalasnya dengan sendiri.
Tak pernah ada niat untuk membalas tapi biarlah doa-doa baik selalu terucapkan untuk diri ini bisa lebih baik. Perkara perkataan apapun yang keluar dari mulutnya itu bukan urusan pribadi, tapi apa yang disampaikan untuk dirinya sendiri.
Tuhan begitu baik, sangat bersyukur bisa lebih mengetahui yang mana yang terbaik untuk manusianya. Tak tahu mengapa bisa seperti ini terjadi, tak tahu juga karakter sebenarnya tapi itulah petunjuk dan kunci dari Tuhan sangat mujarab.
Tak henti-hentinya ku berdoa meminta yang terbaik, aku tidak membalas semua perlakukan versimu, tapi biarlah Tuhan aku percaya Tuhan akan membalasnya dengan versi terbaik Tuhan.
Suka atau tidak suka, benci atau tidak, muak atau tidak, sakit atau tidak, biarlah Tuhan yang tahu. Jika memang baik Tuhan akan menunjukkan dengan jalannya sendiri pulak.
Tak patut rasanya mempertahankan orang yang niatnya kurang baik, sekadar lebih dan kurang meminta maaf bukanlah kalah, tapi hanya ingin memberikan kesan yang baik untuk terakhir kali.
Egois jangan, hati-hati saja, persiapkanlah dirimu yang sebentar lagi menunggu sandiwara-sandiwara selanjutnya.
Terima kasih ku ucapkan banyak belajar ku dari skenario yang kau buat ini. :) huhu
Komentar
Posting Komentar