Duta Bahasa merupakan kegiatan yang ditaja oleh Balai Bahasa Provinsi Riau, yang memberikan ruang
dan kesempatan untuk saya bisa menjadi bagian dari Duta Bahasa.
Awalnya Saya pribadi tidak berani untuk mengikuti ajang ini, tapi berkat dukungan penuh dari orang-orang terdekat alhamdulilah saya bisa mengikuti proses pemilihan Duta Bahasa ini.
Dimulai dengan mendaftar dihari terakhir bersama rekan saya, lalu mengikuti tes UKBI, tes wawancara terkait wawasan, budaya, bahasa asing, tes minat dan bakat dan lainnya, pada saat itu saya menampilkan pidato, puisi dan story telling cerita rakyat, hingga akhirnya ada penyisihan peserta untuk diambil menjadi 40 Besar yang terdiri dari 20 Putra dan 20 Putri. Rasanya begitu gugup melihat pengumuman itu, ada rasa haru dan bahagia karena sudah sampai ditahap pengumuman 40 besar itu.
Setelah itu mengikuti pra karantina pembekalan dan pembinaan yang diberikan oleh Balai Bahasa Riau terkait tentang kebahasaan, mengumpulkan salindia makalah untuk dipresentasikan terkait program kerja yang akan dilakukan selama menjabat 1 tahun kedepan.
Selama pra karantina berlangsung banyak sekali yang kami pelajari, dimulai dari cara berjalan, perkenalan diri, menjawab pertantanyaan menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar, menari untuk malam puncak, dan juga kami para finalis berdiskusi untuk menampilkan apa dihari bebas berkendara nantinya, saat itu kami berkeliling dihari bebeas berkendara sambil menyanyikan lagu daerah, menampilkan tari, ada musikalisasi puisi, lalu penampilan terakhir menyanyikan lagu Bahasa dari beberapa orang lalu hingga pertengahan kami masuk dibarisan semua, untuk penampilan masing-masing sudah dibagi kelompoknya dan tentunya acara ini dipandu oleh pewara yang begitu luar biasa.
Pada saat itu kami para finalis juga kejar tayang karena dihari bebas berkendara itu keesokkan harinya kami juga harus geladi untuk malam puncak pemilihan Duta Bahasa Riau. Jadi kami juga mencuri-curi waktu untuk latihan, tidak terasa beberapa minggu sudah kami bersama, banyak suka duka, cerita dan kenangan indah yang kami lalui bersama.
Hingga akhirnya malam yang ditunggu-tunggu itu datang, akhirnya kami mengikuti acara pembukaan yaitu dibelakang panggung dimulai dengan menari, perkenalan, sesi tanya jawab, penguman top 10 top 5 dan pemenang.
Diajang Pemilihan Duta Bahasa Riau ini banyak sekali yang saya dan rekan-rekan dapatkan, ilmu, wawasan kebahasaan, pengalaman yang luar biasa hingga akhirnya menjadi keluarga di ikatan Duta Bahasa Riau 2019.
Menjadi Finalis Duta Bahasa bukanlah hal yang mudah. Saya pribadi harus terus belajar, untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi dari masa lalu saya, memahami banyak hal tentang kebahasaan dan lainnya. Banyak pelajaran serta pembelajaran baru yang saya dapatkan selama menjadi Finalis Duta Bahasa.
Terima kasih banyak kepada seluruh pihak yang turut memiliki andil serta peran terhadap pengalaman yang luar biasa ini. Terkhusus Balai Bahasa Provinsi Riau, kakak-kakak Ikatan Duta Bahasa Riau, serta orang-orang terdekat yang telah mendukung Saya.
#Kilasbalik #CeritaTeysya
Komentar
Posting Komentar