Mengapa saat seperti ini rindu itu datang, aku mencoba untuk biasa saja, tapi
keadaan sangat bertentangan dengan pikiranku. Rindu itu hadir ketika aku memilh untuk diam, tidak ingin menyapa namun cukupku beroda. Aku tidak seperti yang lain ketika rindu langsung mengucapkan, diriku lebih memilih untuk tenang, diam dan berdoa. Aku harap yang kurindukan juga begitu, tidak ada halnya selain aku terdiam, mengapa rindu itu datang?
Benakku juga tidak tahu itu, tapi sepertinya ada hal yang belum pernah aku rasakan, tetapi aku tetap tenang dan mecoba berpikir mencari jalan keluar, bagimana aku harus bisa melewati rasa rindu ini. Tidak lain dan tidak bukan, aku hanya ingin tenang dari kerinduan, bukan ingin didatangi dan terus menyamari dipikiran.
Ada keraguan dihati namun tidak bisa aku pungkiri bahwa aku tidak bisa membohongi hati, pada akhirnyan rindu itu akan melenyap dan tidak akan tersampaikan olehnya, namun aku tetap bertekad aku bisa menembus rindu itu. Dengan perlahan aku mencoba, dengan berhati-hati aku melintas, dengan semampuku aku menembusnya. Hingga akhirnya hati dan pikiran tidak fokus lagi ke rindu.
#CeritaTeysya
14 Mei 2019
19.30 WIB
Komentar
Posting Komentar