Langsung ke konten utama

Kesabaran, Keikhlasan, Memaafkan

Terimakasih sudah mengajari Saya arti sebuah kesabaran. Mungkin jika tidak ada hal-hal yang menyinggung hati, Saya tidak bisa belajar arti sebuah kekuatan, definisi sabar itu adalah luas, namun setiap kesabaran
pasti ada batasnya. Ada kalanya jenuh, letih ketika sudah nyaman diposisi sabar. Dengan bersabar kita bisa mengahadapi suatu masalah dengan kepala dingin, dengan rendah hati, dengan tawakal. Begitu banyak pengalaman yang luar biasa, memberikan pelajaran berharga dalam kehidupan. Suatu hal yang mustahil ketika kita menghindari, jalan terbaik harus dijalani, dinikmati, apapun itu tetap disyukuri dan terus berusaha untuk belajar dan memperbaiki kesalahan. Terkadang tidak hanya orang lain yang salah, tanpa kita sadari diri kita mungkin juga berbuat salah. Intinya bagaimana kita belajar menyikapi hal-hal yang terjadi, berpikir lalu intropeksi diri. Segala hal yang terjadi dibalik semua itu pasti ada hikmah, ada alasan tertentu yang menjadi sebuah pembelajaran hidup. Tidak perlu banyak berkoar-koar, dengan berdoa, berusaha untuk intropeksi diri menjadi pribadi yang lebih baik dan mau belajar itu adalah solusi.

Kehidupan yang terus berjalan, tentu memandang kedepan, cerita yang kita lalui jadikanlah kenangan dan biarlah seiring waktu ia berlalu dengan butir-butir keunikan dari masing-masing cerita. Selanjutnya mari menata masa depan dengan lebih baik, dengan waspada, dengan penuh senyum dan bahagia. Hidup hanya sekali, sepahit dan sesulit apapun itu harus dijalani dan jangan sekali-sekali untuk menghindar, jadilah pribadi yang bertanggung jawab, setidaknya sudah berusaha, jika gagal coba lagi, gagal lagi, terus coba lagi. Sampai dititik akhir, kita akan mendapatkan sebuah pelajaran berharga, jika kita bermimpi tanpa usaha dan doa adalah sia-sia. Maka cobalah untuk belajar memahami apa yang telah terjadi, dan memperbaikinya sedikit demi sedikit.

Selanjutnya belajarlah memaafkan kesalahan orang lain, tanpa kita sadari mungkin kita pernah berbuat salah tapi kita tidak sadar. Itulah gunanya kita untuk intropeksi diri, terkadang orang tidak bisa menerima kita dengan sepenuhnya, tapi, jangan takut jika kita selalu ada niat baik. Memaafkan memang paling sulit, butuh peroses, terkadang jika kita sudah memaafkan, masih teringat moment tersebut. Namun, belajarlah untuk ikhlas, tidak dendam, berlapang dada, percayalah rasa itu akan hilang begitu saja. Lalu coba lupakan, dengan cara mengingat kebaikan seseorang, cukup kebaikannya saja, tidak lebih tidak kurang. Ketahuilah sedikit demi sedikit kita akan menemukan arti sebuah pelajaran hidup, diiringi dengan sabar, ikhals dan memaafkan. Hidup indah bila mencari berkah, roda akan terus berputar jadi teruslah bersyukur dalam kondisi dan situasi apapun😊

Tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan, jika punya niat untuk menyelesaikan, yakin, percaya maka akan ada solusi yang tepat. Walaupun tidak tepat sekali, setidaknya sudah berusaha meminimalisirnya.

Pekanbaru, Minggu 18 November 2018 Ketika Hujan Turun ... 21.43 WIB

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rapat Bulanan Forum Anak Riau & Forum Anak Kota Pekanbaru

Selasa,16 Agustus 2016. Hai-hai anak Indonesia!! Nah kali ini kegiatan Forum Anak Riau bekerja sama dengan Forum Anak Kota Pekanbaru mengadakan kegiatan rutin,yaitu rapat bulanan.

PENGALAMAN TEYSYA MENGIKUTI PERTEMUAN FORUM ANAK NASIONAL 2016

Hallo Teman-teman seperjuangan. Perkenalkan Nama Saya Teysya Putri Yolla, biasa di sapa dengan Teysya/Echa. Saya berasal dari Delegasi Riau. Nah kali ini Saya mau berbagi cerita, pengalaman Saya mengikuti pertemuan Forum Anak Nasional 2016 yang diadakan di Kota Mataram, NTB , lombok. Pasti pada penasaran kan yuk mari kita baca dengan seksama. · 19 Juli 2016 Saya sampai di Hotel Lombok Raya, bertemu dengan kakak-kakak LO dan teman-teman Se-Indonesia yang hebat dan luar biasa. Pada kesempatan kali ini,Saya dan teman-teman delegasi Riau juga sharing bersama kakak-kakak LO, nah kami juga mendapatkan LO yg baik,imut dan keren, yaitu kak Chesa yang berasal dari Sumut Medan, dan Bang Sulhan